Saturday, December 8, 2018

Kuis Kimia

sebelumnya terimakasih buat teman-teman yang sudah mampir ke gubung ini. kali ini admin mau ngadain kuis kimia nih ada yang mau ikut berpartisipasi nggak??? dijamin 100% bebas biaya dan pastinya sangat bermanfaat buat kita semua. Buat teman-teman SMA kelas 12 gimana persiapannya buat ujian nasional nanti???. seberapa jauh pemahaman materi yang teman-teman kuasai. Nah, untuk mengetahui seberapa jauh materi yang kamu kuasai ayo coba ikut kuis ini, lumayan kan buat belajar juga.

Buat teman-teman yang berminat untuk mengikuti kuis ini langsung aja buka link di akhir artikel ini ya. dijamin aman dan nggak ada unsur penipuan sama sekali. Disini niat kita hanya untuk belajar dan menambah pemahaman kita tentang materi kimia. kenapa kimia??? ya itu karena kamu wkwkwkw. Santai cuma bercanda aja kok. Kalau kamu bertanya seperti itu pertanyaannya saya ganti kenapa kamu milih kimia???? nah mungkin jawabannya sudah bisa dijawab sendiri-sendiri ya.

Buat temen-temen yang sudah mampir bolehlah tinggalin sedikit komentar diartiket ini buat sedikit berbagi cerita dan pengalamnya ya. Kalau ada yang mau curhat juga nggak papa kok tenang aja adminnya baik nggak bakalan menggigit. Nah buat yang udah nggak sabar mau lihat kuisnya seperti apa langsung aja buka link dibawah ini ya.

SELAMAT MENGERJAKAN :) :) :)

linknya disini ya
I

Wednesday, December 5, 2018

Downoad Kinemaster MOD APK



Kinemaster merupakan apikasi android yang berguna untuk mengedit video dengan fitur profesional yang lengkap dan mendukung multiple player untuk video, gambar dan tulisan. selain itu aplikasi ini juga mendukung multiple audio yang dapat diaplikasikan menjadi satu video, collor LUT filters dan 3D transition serta yang lainnya.

aplikasi ini sangat cocok untuk kalian yang gemar membuat video untuk konten you tube atau hanya sekedar sebagai koeksi. Dengan adanya fitur-fitur profesional yang di sediakan akan menambah kesan fantasi dalam video yang dibuat. 

Aplikasi ini bisa diunduh di playstore dan toko-toko aplikasi mobile yang lain. Biasanya untuk free versionnya terdapat watermark pada hasil yang telah jadi, untuk menghilangkan watermark itu sendiri bisa dengan membeli full versionnya. Jika kamu berminat untuk versi MOD nya kamu bisa mendownloadnya di link dibawah ini.




Friday, November 16, 2018

RESENSI NOVEL PERAHU KERTAS


I. Identitas Buku
Judul buku        : Perahu Kertas
Penulis               : Dewi Lestari “Dee”
ISBN                    : 978-979-1227-78-0
Penerbit           : Bentang Pustaka dan Truedee Pustaka Sejati
Editor                 : Hermawan Aksan
Cetakan              : I, Agustus 2009
Tebal                : XII + 444 halaman; 20 cm
Tahun Terbit        : 2010
Jumlah Halaman  : 444 halaman
Harga                      :
Cover                       :
II. Sekilas Tentang Penulis
Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee (lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976) adalah seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Dee pertama kali dikenal masyarakat sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Ia merupakan alumni SMA Negeri 2 Bandung dan lulusan Universitas Parahyangan, jurusan Hubungan Internasional. Sejak menerbitkan novel Supernova yang populer pada tahun 2001, ia kemudian dikenal luas sebagai novelis.
Salah satu novel karya Dee yang sangat laris adalah Perahu Kertas. Perahu Kertas merupakan novel keenam Dee. Setelah sukses memikat hati para pembaca dengan buku tritologi Supernova-nya, Dee meluncurkan sebuah novel berjudul Perahu Kertas, yang sempat mati suri selama sebelas tahun karena dilupakan. Namun, akhirnya, novel ini berhasil diselesaikan dalam waktu 55 hari berkat kegigihan dan kenekatan seorang Dee.
III. Cerita Singkat
Dimulai dari kisah seorang remaja bernama Keenan, yang baru saja lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal bersama neneknya di Amsterdam. Namun karena perjanjian dengan ayahnya, Keenan terpaksa pulang ke Indonesia dan berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi. Sementara Keenan sendiri sangat tidak menginginkannya dan lebih memilih untuk menjadi seorang pelukis dibandingkan seorang businessman. Keenan memiliki bakat melukis yang kuat dari ibunya dan dia tidak mempunyai cita-cita lain selain menjadi pelukis.
Sementara, di sisi lain, ada Kugy, seorang gadis unik yang cenderung banyak kejutan di dalam kehidupannya. Kugy juga akan berkuliah di universitas yang sama dengan Keenan.
Tak jauh berbeda dengan Keenan, Kugy pun mempunyai cita-citanya sendiri, yaitu menjadi juru dongeng. Kugy sangat menggilai dongeng. Tak hanya mengkoleksi buku-buku dongeng dan punya taman bacaan, Kugy juga sangat senang menulis dongeng. Walaupun Kugy yakin menjadi seorang juru dongeng bukanlah profesi yang meyakinkan yang akan diterima dengan mudah oleh khalayak umum. Akan tetapi, Kugy tak ingin lepas begitu saja dari dunia tulis menulis, Kugy lantas meneruskan pendidikannya di Fakultas Sastra. Kugy dan Keenan dipertemukan lewat pasangan Eko dan Noni. Eko merupakan sepupu Keenan. Sementara Noni merupakan teman Kugy sejak mereka berdua masih kecil. Mereka berempat akhirnya bersahabat karib.
Lambat laun, Kugy dan Keenan saling mengagumi dan tanpa mereka sadari mereka saling jatuh cinta, tanpa pernah ada kesempatan untuk saling mengungkapkan, dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan.  Kugy sudah mempunyai pacar bernama Ojos (panggilan yang semena-mena diciptakan oleh Kugy). Sementara Keenan saat itu sedang dicomblangkan oleh Wanda, seorang kurator muda, yang merupakan sepupu Noni. Persahabatan empat sekawan itu mulai merenggang sejak adanya Wanda.
Kugy lantas menjalani kegiatannya yang baru dan sibuk dengan kegiatan itu, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sanalah Kugy bertemu dengan Pilik, muridnya yang nakal namun kelihatan cerdas. Pilik dan kawan-kawannya berhasil ditaklukan oleh Kugy dengan cara, ia membuatkan mereka kisah petualangan dengan mereka sebagai tokohnya, yang diberi judul: Jendral Pilik dan Pasukan Alit.  Kugy menuliskan kisah petualangan murid-muridnya itu di sebuah buku tulis, yang kelak diberikan kepada Keenan.
Hubungan Keenan dan Wanda yang semula mulus, akhirnya hancur dalam semalam. Begitu juga dengan impian Keenan yang selama ini ia bangun dan perjuangkan, kandas dengan cara yang mengejutkan bersamaan dengan hancurnya hubungan ia dengan Wanda. Dengan hati hancur, Keenan meninggalkan kehidupannya di Bandung dan keluarganya di Jakarta, lalu pergi ke Ubud dan tinggal bersama Pak Wayan yang merupakan sahabat ibunya.
Hari-hari bersama keluarga Pak Wayan, yang semuanya merupakan seniman-seniman yang cukup disegani di Bali, sedikit demi sedikit mulai mengobati hati Keenan. Sosok yang sangat berpengaruh dalam penyembuhannya yaitu Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan pun akhirnya mulai bisa melukis lagi. Berbekal kisah petualangan Jendral Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan oleh Kugy, Keenan membuat lukisan-lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu para korektor.
Kugy, yang kesepian dan kehilangan sahabat-sahabatnya di Bandung, menata ulang hidupnya. Ia cepat-cepat lulus kuliah dan langsung bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywritter. Di sana, ia bertemu dengan Remigius Aditya, atasan yang sekaligus sahabat abangnya, Karel. Dengan cara yang tak terduga karier Kugy naik daun dan menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu karena pemikirannya yang ajaib dan serba spontan.
Namun sosok Remigius tidak melihat Kugy dari sisi itu. Remi menyukai Kugy tidak hanya dari ide-idenya, tapi juga semangat dan sisi keunikan Kugy. Dan akhirnya Remi pun harus mengakui bahwa ia jatuh hati kepada Kugy. Sebaliknya, ketulusan Remi meluluhkan hati Kugy dan membuatnya memilih Remi.
Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, memaksanya untuk pulang ke Jakarta dan harus menjalankan perusahaan ayahnya karena tidak mempunyai pilihan lain. Pertemuan antara Keenan dan Kugy tidak bisa terelakkan. Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi dan bercanda seperti masa-masa jayanya dulu. Semuanya dengan kondisi yang berbeda. Dan kembali hati mereka diuji. Kisah cinta dan persahabatan selama lima tahun ini pun berakhir dengan kejutan bagi semuanya. Akhirnya setiap hati hanya bisa memasrahkan dirinya kemana aliran cinta membawanya.
IV. Unsur Intrinsik
Tema
Tema yang diangkat tentang persahabatan, cinta, dan kekeluargaan.
 Alur
Jika dilihat dari jalan ceritanya, novel ini menggunakan alur cerita maju-mundur.
Sudut Pandang
Dalam Novel Perahu Kertas ini, sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga tunggal. 
Penokohan
Penggambaran tokoh dalam novel ini begitu kreatif dan jelas. Terdapat tokoh yang memegang peran dominan dalam novel ini yaitu protagonis dan titragonis
Gaya Bahasa
Kata-kata yang ditulis ringan dan gaya bahasanya sangat menyesuaikan denganperkembangan masyarakat modern. Selain itu, bahasa yang digunakan juga memiliki makna dan berisi.
V. Kelebihan dan Kekurangan Novel
Kelebihan
Novel ke enam karya Dewi Lestari atau yang sering dikenal “dee” ini menurut saya sangat menarik. Dimana novel ini mengulas tema persahabatan yang serat akan konflik yang menghanyutkan untuk para pembacanya. Dikemas dengan gaya bahasa yang lugas dan ringan serta sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang menjaikan novel ini dapat mudah dimengerti dan diniikmati oleh pembaca pada berbagai lapisan usia.
Novel ini begitu edukatif dikarenakan kita bisa banyak belajar dari novel ini. Mulai dari bagaimana kita harus tetap semangat dalam meraih mimpi-mimpi kita. Selain itu, novel ini juga penuh akan nilai-nilai positif serta makna kehidupan yang tidak hanya bercerita tentang remaja pada umumnya, tetapi bercerita tentang dinamika kehidupan empat orang remaja serta korelasinya dengan lingkungan internal.  Dengan pelukisan latar waktu dan tempat yang sangat mendetail tetapi tidak berlebihan, menambah daya tarik dari novel in dan membuat seolah pembaca ikut terlibat di dalamnya.
Sekilas novel Perahu Kertas tampak standar dan biasa-biasa saja karena bertemakan tentang cinta.  Tetapi tidak hanya bererita tentang cinta namun banyak unsur lain yang mendukung dan kuat dalam novel ini yang membuat novel ini begitu inspiratif dan edukatif, seperti tentang mimpi, persahabatan, dan kekeluargaan.
Penggambaran tokoh, latar, dan alur yang begitu kreatif dan jelas membuat para pembaca novel Perahu Kertas tidak segan-segan untuk bermain dengan dunia imajinasinya dan membayangkan secara nyata apa yang terjadi dalam ceritanya.
Kekurangan
Dalam novel ini, penggambaran cerita banyak menggunakan setting tempat sehingga sangat dapat beresiko pembaca akan menjadi bingung dalam memahami latar tempat cerita tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan pemahaman dan konsentrasi tinggi untuk para pembacanya.
Pada beberapa bagian cerita, terdapat cerita yang monoton sehingga timbul kesan kurang menarik dan timbul kebosanan pembaca dalam mendalami novel.

Thursday, November 15, 2018

Analisis Agihan Iklim Klasifikasi Oldeman Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Cilacap


BAB I 
PENDAHULUAN 
A. Latar Belakang
Geografi merupakan ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna dan berbagai hasil yang diperoleh dari bumi. Dalam geografi modern, geografi terbagi atas empat cabang pokok yaitu geografi matematik, geografi fisik, geografi antropogeografi dan geografi historik. Geografi mempunyai dua aspek pokok, yaitu aspek fisik dan aspek manusia (Mustofa, 2010). Aspek fisik merupakan kajian fenomena geosfer yang bersifat fisik meliputi : tanah, iklim, cuaca, air, dan segala proses alaminya. Sedangkan aspek sosial merupakan aspek yang menekankan manusia sebagai objek studi pokok dengan berbagai gejalanya di muka bumi. Aspek fisik berbeda-beda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Hal yang menyebabkan perbedaan kondisi tersebut adalah faktor iklim. Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu satu tahun yang penyelidikannya dilakukan dalam waktu yang lama (± minimal 30 tahun) dan meliputi wilayah yang luas (Lakitan, 1997).

Iklim adalah jalannya keadaan cuaca atau keseluruhan dari gejala-gejala cuaca di daerah tertentu sepanjang tahun dan dari tahun ke tahun (Daldjoeni, 1986). Iklim merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi dan pertumbuhan tanaman. Iklim digunakan untuk menduga keragaman tanaman sehingga diperlukan informasi cuaca harian, sedangkan untuk syarat tumbuh dan informasi cuaca yang lebih rinci diperlukan data dari beberapa dekade dengan nilai rata-rata bulanan dengan sebaran pola sepanjang tahun untuk dapat mengetahui apakah tanaman dapat hidup di suatu iklim tertentu.

Dalam berbagai sektor pemanfaatan informasi iklim masih sangat sedikit terutama untuk sektor pertanian. Di Indonesia yang sebagian mata pencaharian masyarakatnya sebagai petani dalam memanfaatkan informasi iklim juga sangat kurang. Akibatnya banyak hasil dan mutu pertanian yang kurang maksimal sehingga menyebabkan kerugian yang jumlahnya tidak sedikit. Untuk itu pengetahuan tentang iklim baik itu karakteristik dan pendugaannya sangat diperlukan untuk petani di Indonesia. Dengan hal ini petani dapat menentukan tanaman apa yang tepat untuk ditanam, waktu penanaman serta cara pengolahannya guna meningkatkan produktifitas hasil pertanian.

Informasi iklim pada bidang pertanian sangat diperlukan untuk perencanaan alokasi penggunaan lahan pertanian, perluasan areal tanam, rekomendasi pola tanam, dan pengaturan jadwal tanam. Pengaturan pola tanam berkaitan dengan kebutuhan air, terutama di daerah non irigasi yang hanya mengandalkan curah hujan dan faktor-faktor iklim lainnya, seperti suhu udara dan penyinaran matahari, dapat mendukung pertumbuhan tanaman sehingga mendapatkan hasil yang optimal. Di Indonesia klasifikasi iklim yang tepat untuk daerah pertanian adalah klasifikasi iklim menurut Oldeman. Klasifikasi Oldeman hanya memakai unsur curah hujan sebagai dasar klasifikasi iklim. Dalam penentuan klasifikasi iklimnya, Oldeman menggunakan ketentuan panjang periode bulan basah dan bulan kering berturut-turut. Tipe utama klasifikasi Oldeman dibagi menjadi 5 tipe yang didasarkan pada jumlah bulan basah berturut￾turut, yaitu : zona A, zona B, zona C, zona D, dan zona E. Sedangkan subdivisinya dibagi menjadi 4 yang didasarkan pada jumlah bulan kering berturut￾turut, yaitu : zona 1, zona 2, zona 3, dan zona 4. Setiap zona memiliki karakteristik yang berbeda sehingga klasifikasi iklim Oldeman disebut zona agroklimat.

Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah dengan luas wilayah 225.361 Ha, terletak diantara garis 108º4’30” - 109º30’30” garis bujur timur dan 7º30’ - 7º45’20” garis lintang selatan, dan terbagi menjadi 24 kecamatan, 269 desa dan 15 kelurahan. Sektor pertanian di Kabupaten Cilacap memberikan sumbangan yang cukup besar dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat dan juga memberikan kontribusi terhadap pembentukan PDRB Kabupaten Cilacap, yaitu sebesar 29,4%, sedangkan sektor lain seperti sektor perdagangan dan industri pengolahan masing-masing sebesar 21,87% dan 20,24%(Cilacap Dalam Angka 2014). Berikut luas penggunaan lahan di Kabupaten Cilacap disajikan pada Tabel 1.1 :

Dari tabel diatas diketahui bahwa penggunaan wilayah di Kabupaten Cilacap untuk pertanian masih besar sehingga dalam pengolahannya harus di manajemen dengan baik agar hasil dan mutu produk pertanian berkualitas. Selain itu pengurangan resiko dari kegagalan panen juga tidak dapat diabaikan. Kegagalan panen dapat diakibatkan karena kurangnya pemahaman atas antisipasi cuaca buruk ataupun faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti pemahaman informasi iklim. Setiap daerah memiliki karakteristik iklim yang berbeda sehingga jenis, pola, waktu penanaman pertanian juga berbeda.

Dalam era digital sekarang ini kemajuan teknologi semakin modern. Informasi iklim yang menggunakan Sistem Informasi Geografis juga semakin mempermudah dalam pemanfaatannya. Menurut (Puntodewo, dkk, 2003) Sistem Informasi Geografis adalah suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras,perangkat lunak, data geografis dan sumberdaya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk menangkap, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa, dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis. Analisis SIG dapat diterapkan selama data tersebut bereferensi keruangan. Pemanfaatan analisis SIG dilakukan karena mempunyai kemampuan memanipulasi data dan analisis data spasial dengan mengaitkan data atau informasi atribut untuk menyatukan tipe data yang berbeda dalam suatu analisis tunggal.

Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti bermaksud untuk mengadakan penelitian yang berjudul “Analisis Agihan Iklim Klasifikasi Oldeman Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Cilacap”.

Wednesday, November 14, 2018

Sila ke 5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pancasila merupakan dasar falsafah Negara Republik Indonesia secara resmi tercantum didalam alenia ke-empat Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, yang ditetapkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pancasila yang disahkan sebagai dasar negara yang dipahami sebagai sistem filsafat bangsa yang bersumber dari nilai-nilai budaya bangsa. Sebagai ideologi, nilai-nilai Pancasila sudah menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia.


Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi saat ini nilai-nilai luhur pancasila diindikasikan mulai dilupakan masyarakat Indonesia. Sendi-sendi kehidupan di masyarakat sudah banyak yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
       Adapun perilaku yang menyimpang dari nilai-nilai luhur Pancasila misalkan saja penyalahgunaan narkoba, pelacuran, penyimpangan seksual (homo, lesbian, biseksual, pedofil, sodomi, zina, seks bebas, transeksual), tindak kriminal atau kejahatan (perampokan, pencurian, pembunuhan, pengrusakan, pemerkosaan, dan lain sebagainya), gaya hidup (wanita bepakaian minimalis di tempat umum, pria beranting, suka berbohong, dsb).
Penyimpangan-penyimpangan tersebut tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan ajaran yang terkandung didalam Pancasila. Sebagai ideologi negara, Pancasila sebenarnya sudah mengatur prinsip-prinsip tata kehidupan masyarakat Indonesia, berupa nilai-nilai luhur budaya bangsa yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia untuk mencapai kemajuan dalam hidup berbangsa dan bernegara. Karena itu mestinya senantiasa menjadi acuan digunakan sebagai pedoman tingkah laku bangsa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Melihat kenyataan yang terjadi dimasyarakat melalui makalah ini penulis ingin mengungkapkan betapa pentingnya membaca, memahami dan mengaplikasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Tuesday, November 13, 2018

Resume Film Guru Bangsa Tjokroaminoto


     Film ini mengisahkan tentang perjuangan HOS Tjokroaminoto dalam melawan penjajah Belanda pada zaman penjajahan, juga perjuangan menyamakan hak dan mertabat masyarakat Indonesia yang terjajah kala itu. Film ini juga merupakan peta kecil penggambaran keadaan Indonesia saat ini. Carut-marut politik, agama, dan paham yang berbeda semua tergambar dalam film ini. 
     Hindia Belanda (Indonesia) mamasuki babak baru yang berpengaruh ke kehidupan masyarakatnya yakni Era Politik Etis yang dilakukan oleh pemerintahan Belanda. Akan tetapi kemiskinan masih banyak terjadi. Masih banyak rakyat yang belum bisa bersekolah dan kesenjangan sosial antar etnis dan kasta masih terlihat jelas. Di saat itulah muncul sosok Raden Oemar Said Tjokroaminoto atau yang kemudian dikenal sebagai HOS Tjokroaminoto. Ia tidak diam melihat kondisi tersebut. Meskipun ia berasal dari keluarga bangsawan atau ningrat yang bisa hidup nyaman di tengah-tengah pemerintahan Belanda tapi Tjokro merasa terbelenggu melihat keadannya rakyat Indonesia yang berbanding terbalik dengan kondisinya. Tjokro berani meninggalkan status kebangsawanannya dan bekerja sebagai kuli pelabuhan dan ikut merasakan hidup sebagai rakyat biasa. 
     Film ini mengisahkan bagaimana Tjokro kecil hingga dewasa yang terlahir dari kaum bangsawan Jawa dengan latar belakang islam yang kuat.  menceritakan bagaimana Tjokro menjadi guru dari para pemimpin pergerakan seperti Soekarno, Semaoen, Alimin dan Musso. Perjuangan menyamakan hak dan bartabat masyarakat Indonesia yang terjajah setelah lepas dari tanam paksa di akhir tahun 1800. 
     Salah satu latar belakang dibutanya film ini juga adalah untuk memberikan pelajaran dan menjadi media pembelajaran sejarah dan politik berbangsa yang bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan kondisi Indonesia saat ini, sekaligus mengingatkan bagaimana jasa pahlawan-pahlawan kita dalam kontribusinya melawan penjajah dan memerjuangan rakyat hingga akhir hayatnya.

     Pada awal pemutaran film tergambar sosok Tjokro yang diperankan oleh Reza Rahardian yang sedang berada di dalam suatu penjara di Kali Sosok dengan seorang Belanda yang

Asal Mula Nama Indonesia


 
     Nama Indonesia berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19. Catatan masa lalu menyebut kepulauan di antara Indocina dan Australia dengan aneka nama, sementara kronik-kronik bangsa Tionghoa menyebut kawasan ini sebagai Nan-hai (Kepulauan Laut Selatan). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara ("Kepulauan Tanah Seberang"), nama yang diturunkan dari kata dalam bahasa Sanskerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang).

     Bangsa Arab menyebut wilayah kepulauan itu sebagai Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari orang Arab, Persia, India dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Jazirah Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang", sementara kepulauan ini memperoleh nama Kepulauan Hindia atau Hindia Timur. Nama lain yang kelak juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" . Unit politik yang berada di bawah jajahan Belanda memiliki nama resmi Nederlandsch-Indie (Hindia-Belanda). Pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.

     Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah memakai nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan Indonesia, yaitu "Insulinde", yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (dalam bahasa Latin "insula" berarti pulau). Nama "Insulinde" ini selanjutnya kurang populer dan tenggelam, walaupun pernah menjadi nama surat kabar dan organisasi pergerakan di awal abad ke-20 tetapi setelahnya nama ini tidak lagi dipakai.

     Pada 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker, yang dikenal sebagai Dr. Setiabudi (cucu dari adik Multatuli), memperkenalkan suatu nama untuk Indonesia yang tidak mengandung unsur kata ‘india’. Nama itu adalah ‘Nusantara’, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya.
Setiabudi mengambil nama itu dari Kitab Pararaton, kitab kuno Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad 19 yang lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada 1920.

 Namun pengertian nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian nusantara pada masa Majapahit.
Pada masa Majapahit, Nusantara digunakan untuk menyebutkan “pulau-pulau di luar Jawa” (‘antara’ berarti luar/seberang dalam Sansekerta), dan Jawa disebut Jawadwipa. Sumpah Palapa Gajah Mada juga berbunyi “lamun huwus kalah nusantara, ingsun amukti palapa” yang berarti “kalau pulau-pulau seberang telah kalah, barulah aku akan istirahat”.
Oleh Dr. Setiabudi, kata ‘nusantara’ yang pada masa Majapahit berkonotasi penjajahan itu diberi pengertian yang nasionalistis. Dengan mengambil kata Melayu asli ‘antara’, Nusantara kini memiliki arti yang baru yaitu ‘nusa di antara dua benua dan dua samudera’, sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi nusantara yang modern.
Istilah nusantara dari Dr. Setiabudi ini dengan cepat menjadi populer penggunaannya sebagai alternatif nama Hindia Belanda. Hingga kini, istilah nusantara tetap dipakai untuk menyebutkan Indonesia. Pada 1847, di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia. Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel “On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations”. Dalam artikelnya, Earl menegaskan sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas, sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia (‘nesos’ berarti pulau dalam bahasa Yunani). Earl sendiri menyatakan memilihnama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (Srilanka) dan Maldives (Maladewa). Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf ‘u’ digantinya dengan huruf ‘o’ agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan. Ketika mengusulkan nama “Indonesia”, agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak itu Logan secara konsisten menggunakan nama “Indonesia” dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini pun menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Search This Blog

Kuis Kimia

sebelumnya terimakasih buat teman-teman yang sudah mampir ke gubung ini. kali ini admin mau ngadain kuis kimia nih ada yang mau ikut ber...